Bahaya Merokok yang Harus Anda Ketahui

Bahaya merokok – Tanggal 31 Mei merupakan salah satu hari besar yang diperingati oleh dunia internasional. Itu bukan hari raya keagamaan, melainkan Hari Tanpa Tembakau Sedunia (World No Tobacco Day). Apa keistimewaannya dan mengapa harus ada hari tersebut? Tembakau merupakan bahan baku rokok dan rokok merupakan salah satu masalah terbesar yang memengaruhi kesehatan manusia. Dewasa ini ada sekitar 4,9 juta orang meninggal setiap tahun akibat Bahaya Merokok. Perlu Anda ketahui pula bahwa sekitar 100 juta orang telah meninggal akibat rokok pada abad ke-20. Jika tidak ada pencegahan, pada abad ke-21 akan ada satu miliar orang yang meninggal akibat rokok.

Bahaya Rokok

Melihat orang merokok bukanlah hal yang asing dalam kehidupan kita sehari-hari. Sering kali kita melihat orang merokok di terminal, di dalam angkutan umum, di halte bus, di pasar, dan di tempat-tempat umum lainnya. Tidak hanya orang dewasa, anak sekolah pun banyak yang mengisap rokok.

Adakah rokok yang aman bagi kesehatan? Tidak ada satu pun rokok yang baik bagi kesehatan, meskipun di pasaran ada istilah rokok low, light, atau mild. Semua rokok tersebut juga memiliki bahaya yang sama dengan rokok lainnya. Lalu bagaimana dengan rokok elektronik? Penggunaan rokok ini masih pro kontra. Untuk Belanda, Inggris raya, dan Italia memang diizinkan, tetapi tidak untuk Indonesia dan banyak negara lainnya. Badan Pengawasan Obat dan Makanan menyatakan bahwa rokok elektronik termasuk produk ilegal dan tidak aman, karena belum diuji secara klinis.

Perlu Anda ketahui bahwa asap rokok mengandung 4.000 bahan kimia dan kebiasaan merokok diketahui dapat menyebabkan 25 macam penyakit pada tubuh manusia, di antaranya, adalah bronkitis kronis, emfisema, kanker paru-paru, dan penyakit jantung.

[Silahkan baca jugagangguan pada sistem pernapasan]

Asap rokok mengandung karbon monoksida dan bahan-bahan kimia beracun lainnya yang membahayakan tubuh, terutama paru-paru. Merokok juga membuat jantung berdetak lebih cepat karena harus bekerja lebih keras untuk memperoleh oksigen yang cukup untuk sel-sel tubuh. Banyak partikel di dalam asap rokok yang berukuran terlalu kecil untuk dapat ditangkap oleh pertahanan sistem respirasi, yaitu silia dan lendir, sehingga partikel-partikel itu dapat memasuki paru-paru. Asap rokok menyebabkan bronkiolus mengerut atau menyempit dan merusakkan silia sehingga silia berkibas lebih lambat dan kurang efisien. Bersamaan dengan itu, asap rokok juga menghancurkan makrofag yang menyerang partikel-partikel asap rokok yang mencapai alveoli.

Begitu mencapai paru-paru, partikel-partikel asap rokok mengalami pendinginan dan membentuk tar lengket yang mengendap di dalam paru-paru dan menyebabkan kanker paru-paru. Karbon monoksida dalam asap rokok dapat menembus membran alveoli seperti halnya oksigen. Selanjutnya, karbon monoksida memasuki sel-sel darah dan menghalangi sel-sel darah merah mengangkut oksigen yang cukup untuk sel-sel tubuh. Hal itu membuat sel-sel kekurangan oksigen dan dapat menimbulkan asfiksia.

Nikotin dan karbon monoksida dari asap rokok juga meningkatkan kecenderungan darah untuk menggumpal dan menyumbat arteri koroner jantung, yang sebagian disumbat oleh timbunan lemak. Penyumbatan itu mengurangi suplai darah yang mengandung oksigen ke otot jantung dan cepat atau lambat menyebabkan gagal jantung. Karbon monoksida juga meningkatkan laju pengendapan lemak di dalam arteri.

Sekitar 95% penderita penyakit pada arteri kaki adalah perokok. Penyakit ini sering kali menyebabkan penderita harus mengalami amputasi kaki. Penyakit stroke yang berhubungan dengan penyakit arteri di otak juga banyak diderita oleh perokok.

Kanker paru-paru kanker kantong kemih, luka di lambung dan usus halus, pembusukan gigi, penyakit gusi, serta TBC lebih sering dijumpai pada perokok. Sekitar 90% kanker paru-paru disebabkan oleh kebiasaan merokok. Tabel berikut menunjukkan hubungan antara kebiasaan merokok dan risiko terkena kanker paru-paru.

Tabel Kebiasaan Merokok dan Kanker Paru-Paru

bahaya merokok

Merokok juga berbahaya bagi ibu hamil karena dapat menyebabkan bayi lahir dengan berat badan di bawah rata-rata (Tabel di bawah). Hal itu mungkin disebabkan oleh kurangnya suplai oksigen karena adanya karbon monoksida di dalam darah ibu hamil yang perokok. Bahaya merokok pada ibu hamil dapat menyebabkan kemungkinan keguguran dua kali lebih besar, kemungkinan bayi lahir mati 50% lebih tinggi, dan kemungkinan bayi mati 26% lebih tinggi.

pengaruh merokok terhadap kehamilan - bahaya rokok

Perkiraan saat ini, satu dari tiga perokok akan mati akibat kebiasaan merokok. Yang tetap hidup, pada usia muda kemungkinan akan mengalami hal-hal yang telah disebutkan di depan.

Pada kenyataannya, bukan hanya perokok itu sendiri yang terkena bahaya asap rokok. Bukan hanya perokok yang berada di ruangan yang sama dengan perokok juga dapat terkena dampak bahaya merokok. Orang bukan perokok yang ikut menghirup asap rokok dinamakan perokok pasif. Suatu penelitian menunjukkan bahwa anak- anak yang kedua orang tuanya perokok, menghirup nikotin sebanyak jika mereka merokok 80 batang rokok setahun. Penelitian statistik juga menyebutkan bahwa istri yang bukan perokok dari seorang suami yang perokok memiliki peningkatan kemungkinan terkena kanker paru-paru.

Pada bungkus rokok sebenarnya telah ada peringatan bahaya merokok. Semua penyakit akibat rokok tersebut (penyakit jantung, kanker, gangguan kehamilan, dan impotensi) tentunya tidak ada satupun yang kita inginkan. Jika demikian, mulai detik ini kita yang pernah merokok harus menghentikan kebiasaan tersebut demi kesehatan kita dan orang-orang di sekeliling kita.

Itulah tulisan mengenai bahaya merokok. Semoga bermanfaat.

Sumber:

Irnaningtyas.(2014).Biologi untuk SMA/MA Kelas XI Kelompok Peminatan Matematika dan Ilmu Alam. Erlangga:Jakarta.

Pujiyanto, Sri.(2012). Menjelajah Dunia BIOLOGI Untuk kelas X SMA dan MA. Platinum: Solo

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *