Daur Oksigen atau Siklus Oksigen

Daur Oksigen – Oksigen merupakan salah satu senyawa utama yang ada di atmosfer bumi. Atom oksigen tidak pernah terdapat sendirian dan selalu bergabung dengan elemen-elemen lain. Sebagai contoh, molekul ozon tersusun atas tiga atom oksigen. Atom oksigen juga terdapat pada molekul air (H2O) dan karbon dioksida (CO2).

Semua organisme atau makhluk hidup memerlukan oksigen. Mereka menggunakan oksigen dalam proses pembentukan energi di dalam sel-sel hidup. Daur oksigen dimulai pada tumbuhan. Tumbuhan mampu menggunakan energi sinar matahari untuk mengubah karbon dioksida dan air menjadi karbohidrat dan oksigen dalam proses yang dinamakan fotosintesis. Hal itu berarti tumbuhan “mengambil” karbon dioksida dan “melepaskan” oksigen. [Silahkan baca juga: daur karbon]

Hewan, termasuk manusia, juga berperan dalam daur oksigen. Mereka menghirup atau mengambil oksigen yang digunakan untuk memecah karbohidrat menjadi energi dalam proses yang dinamakan respirasi. Karbon dioksida yang dihasilkan selama proses respirasi dikeluarkan atau diembuskan oleh hewan ke udara. Jadi, oksigen dihasilkan oleh tumbuhan dan digunakan oleh hewan.

skema daur oksigen

Namun, daur oksigen tidaklah sesederhana itu. Tumbuhan harus memecah karbohidrat menjadi energi seperti halnya hewan. Pada siang hari, tumbuhan menahan sejumlah oksigen yang mereka hasilkan dalam fotosintesis dan menggunakannya untuk memecah karbohidrat. Agar dapat memelihara metabolismenya dan tetap bernapas pada malam hari, tumbuhan harus menyerap oksigen dari udara dan melepaskan karbon dioksida seperti yang dilakukan hewan. Meskipun pada siang hari tumbuhan menghasilkan oksigen sekitar sepuluh kali lebih banyak daripada yang mereka konsumsi di malam hari, konsumsi oksigen oleh tumbuhan pada malam hari menyebabkan rendahnya kandungan oksigen pada beberapa habitat air.

Kandungan oksigen di dalam air dikenal sebagai oksigen terlarut (dissolved oxygen/ DO). Di alam, oksigen memasuki perairan saat air mengalir di atas bebatuan. Pada saat demikian, timbul percikan-percikan air. Percikan-percikan air tersebut menghasilkan area permukaan yang sangat luas yang memungkinkan oksigen berpindah sangat cepat dari udara ke air.

Saat aliran air memasuki suatu kolam, mikroorganisme di dalam kolam mulai memecah bahan-bahan organik. Proses tersebut memerlukan oksigen. Hal itu adalah bentuk lain daur oksigen. Karena organisme air secara konstan menggunakan oksigen dan oksigen secara konstan kembali masuk ke air dari udara, jumlah oksigen di dalam air relatif konstan. Dalam ekosistem yang sehat, laju penggunaan oksigen dan laju pemasukan oksigen seimbang di dalam air.

Sumber:

Pujiyanto, Sri.(2012). Menjelajah Dunia BIOLOGI 1 Untuk kelas X SMA dan MA. Platinum: Solo

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *