Ganggang Merah atau Rhodophyta : Contoh & Reproduksinya

Ganggang merah atau Rhodophyta umumnya hidup di perairan laut, dari perairan laut dangkal (intertidal) hingga perairan yang lebih dalam 250 m) dan hangat. Meskipun begitu, ada beberapa jenis yang hidup di air tawar. Sebagian besar anggota ganggang merah merupakan ganggang multiseluler, tetapi ada juga yang merupakan ganggang uniseluler. Rhodophyta multiseluler memiliki bentuk bermacam-macam, misalnya bentuk lembaran atau filamen yang bercabang-cabang seperti pohon. Ganggang ini hidup melekat pada substrat, misalnya batu karang, dengan perantaraan pelekap.

Ganggang ini disebut ganggang merah karena di dalam talusnya terkandung pigmen fikobilin yang merupakan gabungan antara pigmen fikosianin (biru) dan fikoeritin (merah). Selain fikobilin, ganggang ini juga memiliki pigmen klorofil a dan d. Fikobilin dan klorofil itu terdapat di dalam plastida yang disebut rodoplas. Meskipun disebut ganggang merah, tidak semua anggotanya berwarna merah, misalnya Polysiphonia.

Dinding sel ganggang merah mengandung selulosa, pektin, dan kadang-kadang kalsium karbonat seperti pada genus Corallina. Hasil fotosintesis disimpan sebagai cadangan makanan dalam bentuk tepung floridean (mirip dengan amilopektin). Beberapa jenis ganggang ini memiliki dinding sel yang dilapisi oleh karaginan, yaitu suatu polisakarida yang digunakan dalam pembuatan kosmetik, kapsul gelatin, dan beberapa jenis keju. Selain itu, karaginan juga digunakan untuk menstabilkan emulsi pada puding, es krim, dan pasta gigi. Adapun pektin digunakan untuk membuat jeli dan selai. Ganggang ini juga merupakan sumber agar (yang digunakan sebagai bahan dasar pembentuk gel untuk medium pembiakan mikroba) yang diekstraksi dari dinding sel ganggang merah. Beberapa contoh ganggang merah adalah Eucheuma, Gelidium, Gracilaria, Porphyra, Polysiphonia, dan Chondrus. Genus Eucheuma, Gelidium, dan Gracilaria (Gambar di bawah) merupakan ganggang merah yang banyak dijadikan bahan makanan, terutama agar-agar.

Gambar Eucheuma, Gelidium, dan Gracilaria (anggota ganggang merah)

Reproduksi Ganggang Merah (Rhodophyta)

Ganggang merah bereproduksi secara seksual dengan cara oogami. Untuk reproduksi seksual pada ganggang ini kita ambil contoh Polysiphonia (Gambar di bawah). Mula-mula gametofit (talus Polysiphonia) jantan dan betina akan membentuk gamet jantan dan betina yang sama bentuk dan ukurannya serta tidak berflagela. Gamet jantan dibentuk di dalam gametangium jantan yang disebut spermatangium (jamak: spermatangia). Spermatangium terdapat pada sel-sel ujung cabang talus. Gamet jantan yang dihasilkan disebut spermatium (n) (jamak: spermatia). Spermatium tidak berflagela sehingga tidak dapat bergerak. Sementara itu, gametangium betina yang disebut karpogonium (jamak: karpogonia) menghasilkan gamet betina (ovum).

Gambar Polysiphonia (anggota ganggang merah)
Gambar. Polysiphonia adalah ganggang merah berfilamen

Spermatium bergerak pasif dengan bantuan arus air menuju karpogonium. Melalui tonjolan karpogonium yang berbentuk seperti botol labu berleher panjang dan ramping, disebut trikogin, inti sel spermatium masuk menuju ovum untuk membentuk zigot. Selanjutnya, zigot tumbuh menjadi karposporofit, yaitu tempat pembentukan karpospora (2n). Karpospora kemudian tumbuh menjadi tetrasporofit (talus Polysiphonia) yang akan membentuk tetrasporangia (tunggal: tetrasporangium). Dalam setiap tetrasporangium terbentuk empat tetraspora (n) yang akan tumbuh menjadi gametofit jantan dan betina. Demikian seterusnya.

Gambar reproduksi Polysiphonia (anggota ganggang merah)

Reproduksi aseksual pada ganggang merah terjadi dengan cara pembentukan tetraspora. Tetraspora tersebut akan tumbuh menjadi individu dewasa (gametofit). Beberapa anggota Rhodophyta, terutama subkelas Florideae, mengalami pergiliran tiga keturunan dalam daur hidupnya, yaitu gametofit (n), karposporofit (2n), dan tetrasporofit (2n).

Sumber:

Pujiyanto, Sri.(2012). Menjelajah Dunia BIOLOGI 1 Untuk kelas X SMA dan MA. Platinum: Solo

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *