Kingdom Plantae (Dunia Tumbuhan)

Coba lihatlah sekeliling Anda dan amati perbedaan atau persamaan antara suplir, lumut, mawar, dan pohon nangka. Keempat jenis tanaman tersebut meskipun berbeda bentuk dan ukurannya, keempatnya memiliki persamaan ciri-ciri sebagai anggota kingdom Plantae (dunia tumbuhan). Sebelum mempelajari Kingdom Plantae (Dunia Tumbuhan), Anda harus sudah memiliki pengetahuan dan pemahaman tentang keanekaragaman dan klasifikasi makhluk hidup, protista (yang mirip tumbuhan), dan jamur.

Kingdom Plantae (Dunia Tumbuhan)

Ciri-ciri Tumbuhan

Kingdom Plantae (Dunia Tumbuhan) beranggotakan organisme yang memiliki ciri-ciri:

  1. memiliki klorofil sehingga mampu melakukan fotosintesis;
  2. tubuhnya tersusun atas banyak sel (multiseluler);
  3. merupakan organisme eukariota;
  4. tidak dapat berpindah tempat;
  5. serta dapat bereproduksi secara seksual.

Di antara spesies-spesies tumbuhan terdapat keanekaragaman yang sangat tinggi dalam hal bentuk dan ukuran. Beberapa jenis tumbuhan berukuran kurang dari 1 mm dan beberapa jenis lainnya tumbuh hingga mencapai tinggi lebih dari 100 m. Tumbuhan mendominasi wilayah daratan dan beberapa bentuk badan air. Air merupakan faktor vital bagi tumbuhan yang hidup di darat. Tingginya suhu di daratan dapat mempercepat hilangnya air dan tumbuhan melalui proses transpirasi. Untuk mengurangi laju transpirasi, tumbuhan darat memiliki kutikula. Kutikula adalah lapisan lilin kedap air yang melapisi bagian-bagian tumbuhan yang berhubungan langsung dengan udara.

Sebagian besar tumbuhan berkembang biak dengan biji. Namun, ada pula yang berkembang biak menggunakan spora. Dibandingkan spora, biji lebih efektif sebagai alat pemencaran tumbuhan. Dalam siklus hidupnya, semua tumbuhan mengalami pergiliran keturunan. Pergiliran keturunan (metagenesis) berarti ada dua fase dalam siklus hidup tumbuhan. Fase pertama terdiri atas gametofit haploid yang menghasilkan sperma dan telur. Adapun fase kedua terdiri atas sporofit diploid yang menghasilkan spora.

Dalam hal ciri-cirinya, tumbuhan memiliki banyak kemiripan dengan ganggang, terutama ganggang hijau. Kemiripan tersebut, antara lain keduanya sama-sama memiliki pigmen fotosintetik, yaitu klorofil a dan b, dalam kloroplas yang mirip. Keduanya memiliki dinding sel dan bahan selulosa. Tumbuhan dan ganggang hijau juga menyimpan cadangan makanan dalam bentuk amilum.

Selain kemiripan, tumbuhan dan ganggang hijau juga memiliki beberapa perbedaan. Tumbuhan memiliki jaringan-jaringan yang terdiferensiasi, sedangkan ganggang tidak. Tumbuhan memiliki batang, akar, dan daun. Sebaliknya, ganggang berupa talus yang tidak memiliki batang, akar, dan daun.

Saat ini diperkirakan ada sekitar 360.000 jenis tumbuhan yang hidup di muka bumi dan kemungkinan masih akan terus ditemukan jenis-jenis tumbuhan baru. Jenis-jenis tumbuhan itu dalam klasifikasinya dibagi menjadi tiga filum (ahli botani biasanya menggunakan istilah divisi). Ketiga divisi itu adalah tumbuhan lumut (Bryophyta), tumbuhan paku (Pteridophyta), dan tumbuhan berbiji (Spermatophyta). Setiap divisi dibagi lagi menjadi beberapa takson yang lebih rendah, yaitu kelas, ordo, famili, genus, dan spesies. Setiap takson diberi nama sesuai dengan ketentuan-ketentuan yang tercantum dalam Kode Internasional Tata Nama Tumbuhan.

Ketiga divisi tersebut akan dibahas secara terpisah karena cukup panjang jika disatukan. Silahkan kunjungi link berikut:

Tumbuhan lumut (Bryophyta)

Tumbuhan paku (Pteridophyta)

Tumbuhan berbiji (Spermatophyta), terdiri dari dua kelompok besar:

—– Angiospermae (Tumbuhan Berbiji Tertutup)

—– Gymnospermae (Tumbuhan Berbiji Terbuka)

Sumber:
Pujiyanto, Sri.(2012). Menjelaajah Dunia BIOLOGI Untuk kelas X SMA dan MA. Platinum: Solo

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *