Mulut, Alat Pencernaan Makanan

Di dalam mulut, terjadi pencernaan makanan secara mekanis oleh gigi dan kimiawi oleh enzim amilase (ptialin) yang menguraikan amilum (polisakarida) menjadi maltosa (disakarida). Bagian-bagian penyusun rongga mulut, yaitu:

1. Bibir

Pada mulut terdapat bibir yang berfungsi menerima makanan dan membantu menghasilkan suara. Bibir tersusun dari otot rangka dan jaringan ikat. Bagian luar bibir dilapisi kulit yang mengandung folikel rambut, kelenjar keringat, dan sebasea. Bagian transisional tampak berwarna merah karena mengandung banyak pembuluh kapiler. Bagian permukaan dalam bibir terdiri atas membran mukosa.

2. Gigi

Gigi berfungsi untuk menggigit, memotong, menyobek, dan mengunyah makanan; menambah nilai estetika (membentuk wajah); serta berbicara. Makanan dipotong menjadi bagian yang lebih kecil dan bercampur dengan saliva (ludah) untuk membentuk bolus yang mudah ditelan. Struktur gigi terdiri atas tiga bagian, yaitu mahkota korona (bagian gigi yang terlihat), leher gigi/ kolum (diselubungi oleh gusi), dan akar gigi/ radiks (bagian yang tertanam di dalam rahang). Anatomi gigi terdiri atas empat lapisan yaitu:

bagian-bagian gigi pada mulut

  • Email, merupakan lapisan keras berwarna putih yang menutupi permukaan gigi. Email berfungsi sebagai pelindung, tetapi dapat tererosi oleh enzim dan asam yang diproduksi bakteri mulut sehingga menyebabkan karies gigi. Fluorida dapat memperkuat email.
  • Dentin (tulang gigi), lapisan sebelah dalam dari email yang berwarna kekuningan.
  • Sementum, lapisan luar akar gigi yang berbatasan dengan tulang rahang. Sementum berfungsi membantu menahan gigi agar tetap melekat pada gusi (gingiva).
  • Pulpa (rongga gigi), di dalamnya terdapat pembuluh darah dan serabut saraf yang menjulur hingga akar gigi.

Berdasarkan bentuknya, gigi dapat dibedakan menjadi empat macam, yaitu:

  • Gigi seri (insisivus /I), berfungsi untuk memotong makanan.
  • Gigi taring (kaninus /C), berfungsi untuk menyobek makanan.
  • Gigi geraham depan (premolar /P), berfungsi untuk mengunyah makanan.
  • Gigi geraham belakang (molar /M), berfungsi untuk mengunyah dan menghaluskan makanan.

Manusia memiliki dua susunan gigi, yaitu:

susunan gigi susu dan gigi tetap pada mulut

  • Gigi primer (gigi sulung/ gigi susu), tumbuh pada usia 6 — 26 bulan, berjumlah 20 buah. Pada usia sekitar 6 — 14 tahun, gigi primer akan tanggal untuk digantikan dengan gigi permanen. Berikut merupakan rumus gigi primer:

susunan gigi primer pada mulut

  • Gigi sekunder (gigi permanen/ gigi tetap), berjumlah 32 buah, tumbuh pertama kali pada usia 6 tahun. Berikut merupakan rumus gigi sekunder:

susunan gigi sekunder pada mulut

3. Lidah

Lidah berfungsi untuk menggerakkan makanan saat dikunyah atau ditelan, mengecap rasa, dan membantu produksi suara untuk berbicara. Pada permukaan dorsal lidah, terdapat papila-papila yang membentuk tekstur kasar. Papila fungiformis dan sirkumfalata memiliki kuncup-kuncup pengecap rasa. Pada otot lidah terdapat kelenjar Von Ebner yang menyekresikan cairan. Cairan tersebut bercampur dengan makanan dan membantu pengecapan rasa.

lidah & papilla dalam mulut

4. Kelenjar saliva

Di dalam mulut terdapat tiga pasang kelenjar saliva, yaitu kelenjar parotid (kelenjar ludah terbesar, terletak agak ke bawah di depan telinga), submandibula (terletak di rahang bawah), dan sublingual (terletak di bawah Iidah dekat kelenjar submandibular).

kelenjar saliva dalam mulut

Fungsi saliva, yaitu:

  • Melarutkan makanan untuk pengecapan rasa.
  • Melembapkan dan melumasi makanan agar mudah ditelan.
  • Menguraikan amilum menjadi maltosa.
  • Membuang asam urat, urea, virus, logam, dan obat-obatan yang diekskresikan ke dalam saliva.
  • Zat antibakteri dan antibodi, untuk membersihkan rongga mulut dan mencegah kerusakan gigi.

Komposisi saliva, yaitu:

  • Sekresi serosa, mengandung 98% air, enzim amilase, dan ion (natrium, klorida, bikarbonat, kalium).
  • Sekresi mukus, lebih kental serta mengandung glikoprotein (musin), ion, dan air.

Sumber:

Irnaningtyas.(2014).Biologi untuk SMA/MA Kelas XI Kelompok Peminatan Matematika dan Ilmu Alam. Erlangga:Jakarta.

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *