Sistem Pencernaan Makanan (Rangkuman)

Sistem Pencernaan Makanan – Salah satu ciri makhluk hidup adalah memerlukan makanan. Tidak ada satu pun makhluk hidup di Muka bumi ini yang tidak memerlukan makanan. Demikian juga manusia. Agar tetap hidup dan dapat melakukan aktivitas, manusia memerlukan makanan. Dapatkah Anda memprediksi apa yang terjadi jika seseorang tidak makan selama tiga hari? Mungkin orang tersebut menjadi sangat lemah tenaganya. Apa pula yang terjadi jika manusia menderita kelaparan dalam jangka waktu yang agak lama? Jawabannya akan mudah sekali ditebak.

Sistem Pencernaan Makanan

Manusia akan terlihat sangat kurus dan mudah terserang penyakit. Jika kelaparan berkepanjangan, yang akan terjadi adalah kematian. Mengapa makanan sangat diperlukan untuk kelangsungan hidup manusia dan juga seluruh makhluk hidup di bumi ini? Apakah semua makanan yang kita makan dapat digunakan oleh tubuh? Bagaimanakah proses pencernaan makanan yang dilakukan oleh alat-alat pencernaan kita? Samakah proses pencernaan pada manusia dengan proses pencernaan pada hewan? Untuk menjawabnya mari kita pelajari Sistem Pencernaan Makanan. Salah satu prasyarat untuk mempelajari Sistem Pencernaan Makanan adalah Anda harus sudah memiliki pengetahuan tentang sel, jaringan, dan sistem peredaran darah.

Penjelasan berikut ini hanya rangkumannya saja. Karena konsep Sistem Pencernaan Makanan cukup panjang, sehingga akan dibahas secara terpisah. Jika ingin mendapatkan penjelasan yang lebih lengkap dan rinci, silahkan kunjungi halaman berikut ini:

– Karbohidrat : Struktur, Sumber Karbohidrat, Fungsi Karbohirat

– Lemak (Lipid) : Struktur Lemak, Sumber lemak, Fungsi Lemak

– Protein : Struktur, Sumber Protein, Fungsi Protein

– Vitamin : Vitamin yang Larut dalam Air (B,H,C) & Lemak (A, D, E, K)

– Mineral Pada Makanan: Mineral Makro dan Mineral Mikro

Makanan yang masuk ke dalam tubuh dicerna oleh sistem pencernaan menjadi bentuk yang dapat diserap tubuh. Sistem pencernaan makanan adalah kumpulan organ yang bertugas mencerna makanan menjadi bentuk yang dapat diserap tubuh. Hal itu disebabkan tubuh kita tidak dapat menyerap makanan dalam bentuk yang kita makan.

Makanan tersebut harus diubah menjadi bentuk yang lebih kecil lagi, bahkan dalam bentuk senyawa-senyawa sederhana. Agar diperoleh senyawa-senyawa sederhana yang dapat diserap oleh tubuh, makanan yang kita makan harus melalui serangkaian proses pencernaan. Proses pencernaan makanan meliputi ingesti (memasukkan makanan), digesti, absorpsi, dan eliminasi (pengeluaran) sisa-sisa pencernaan. Pencernaan makanan pada manusia bersifat ekstraseluler, yaitu terjadi di luar sel, tepatnya di dalam saluran pencernaan. Proses pencernaan makanan pada manusia berlangsung secara fisik (mekanis) dan secara kimia (enzimatis). Pencernaan secara mekanis melibatkan saluran pencernaan makanan (traktus digestivus), sedangkan pencernaan secara kimia melibatkan enzim-enzim pencernaan yang berasal dari kelenjar pencernaan (glandula digestoria).

Beberapa poin penting mengenai Sistem Pencernaan Makanan

  • Fungsi makanan: sebagai sumber energi, zat pembangun tubuh dan pelindung tubuh.
  • Zat makanan yang diperlukan oleh tubuh kita dan harus tersedia di dalam bahan makanan, yaitu karbohidrat, lemak, protein, vitamin dan mineral.
  • Fungsi karbohidrat, antara lain sumber energi, penyusun molekul lain, komponen sel, dan membantu pencernaan makanan (serat kasar).
  • Fungsi lemak, antara lain sebagai sumber dan cadangan energi, insulator dari suhu dingin, penyusun komponen sel terutama membran sel, dan pelarut vitamin.
  • Fungsi Protein: sangat penting dalam pertumbuhan karena protein merupakan zat pembangun sel-sel tubuh.
  • Vitamin dan mineral merupakan senyawa yang diperlukan oleh tubuh dalam jumlah tidak banyak, tetapi harus selalu tersedia di dalam tubuh.
  • Meskipun tidak memiliki kandungan zat gizi, air memiliki fungsi yang sangat penting bagi tubuh.
  • Pencernaan makanan berfungsi untuk memecah bahan-bahan makanan menjadi molekul –molekul sederhana sehingga dapat diserap oleh tubuh.
  • Pencernaan makanan pada manusia berlangsung secara fisik/mekanis dan secara kimia/enzimatis.
  • Alat-alat pencernaan makanan manusia terdiri atas mulut, kerongkongan, lambung, usus kecil, usus besar, rektum, dan anus. Sementara itu, organ penghasil getah pencernaan terdiri atas pankreas dan hati.
  • Hasil akhir pencernaan karbohidrat adalah monosakarida, hasil akhir pencernaan protein adalah asam amino, dan hasil akhir lemak adalah asam lemak dan gliserol. Penyerapan hasil pencernaan terjadi di ileum.
  • Vitamin dan mineral tidak mengalami pencernaan, tetapi langsung diserap di usus halus.
  • Sistem pencernaan makanan dapat mengalami gangguan baik yang disebabkan oleh jenis makanan yang dimakan, infeksi penyakit, atau gangguan fisiologis.
  • Pencernaan makanan ruminansia berlangsung secara mekanis dengan pengunyahan dan gerak peristaltik, secara kimia dengan enzim pencernaan, dan secara biologis dengan bantuan mikroorganisme.
  • Saluran pencernaan ruminansia terdiri atas mulut, kerongkongan, rumen, retikulum, omasum, abomasum, usus halus, usus besar, rektum, dan anus.

Sumber:

Pujiyanto, Sri.(2012). Menjelaajah Dunia BIOLOGI Untuk kelas X SMA dan MA. Platinum: Solo

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *