Sporozoa : Ciri-Ciri dan Contohnya (Plasmodium & Toxoplasma)

Anggota Sporozoa memiliki ciri individu dewasa tidak memiliki alat gerak untuk pergerakannya. Ciri-ciri sporozoa yang lainnya adalah dapat membentuk spora sehingga dinamakan Sporozoa. Semua anggota filum Sporozoa hidup sebagai parasit pada manusia atau hewan. Sporozoa tidak dapat makan dengan cara fagositosis seperti anggota Protozoa lainnya. [baca juga: rhizopoda] Mereka mengambil makanan secara saprozoik, yaitu dengan cara menyerap nutrisi dari inangnya. Contoh Sporozoa yang paling terkenal adalah Plasmodium dan Toxoplasma.

Contoh Sporozoa

a. Plasmodium

Plasmodium (Gambar di bawah) merupakan penyebab malaria, yaitu penyakit yang menginfeksi hati dan sel-sel darah merah. Malaria merupakan salah satu penyakit pembunuh manusia sepanjang zaman. Untuk tumbuh dan bereproduksi, Plasmodium memerlukan tubuh nyamuk dan manusia. Plasmodium masuk ke tubuh manusia melalui tusukan nyamuk Anopheles betina yang membawa Plasmodium. Begitu masuk ke dalam tubuh manusia, Plasmodium langsung menyebar di dalam darah dan berkembang biak di dalam hati.

Plasmodium falciparum, salah satu contoh sporozoa
Gambar. Plasmodium falciparum

Plasmodium hidup di dalam sel-sel darah merah dan menyebabkan demam malaria. Berdasarkan gejala yang ditimbulkan, ada empat jenis Plasmodium penyebab penyakit malaria, yaitu

  1. Plasmodium vivax, penyebab malaria tertiana dengan gejala demam setiap 48 jam atau 2 hari
    sekali;
  2. Plasmodium ovale, penyebab malaria tertiana;
  3. Plasmodium malariae, penyebab malaria kuartana dengan gejala demam setiap 72 jam atau 3 hari sekali;
  4. Plasmodium falciparum, penyebab malaria tropika dengan gejala demam tidak menentu yang jika tidak segera diobati, dapat berakibat fatal.

Plasmodium dapat mengalami dua fase siklus hidup, yaitu fase sporogoni dan fase skizogoni. Setiap fase tersebut terjadi pada inang yang berbeda. Fase sporogoni terjadi di dalam tubuh nyamuk Anopheles betina. Pada fase ini Plasmodium berkembang biak membentuk spora yang disebut sporozoit. Sementara itu, fase skizogoni terjadi di dalam tubuh manusia. Pada fase ini terjadi pembentukan gamet yang disebut gametosit. Dalam proses tersebut, dihasilkan dua gamet, yaitu mikrogametosit (gamet jantan) dan makrogametosit (gamet betina). Kedua gamet tersebut tidak dapat melakukan perkawinan di dalam tubuh manusia. Perkawinan hanya terjadi di dalam tubuh nyamuk Anopheles betina. Siklus hidup Plasmodium secara lebih rinci dapat dilihat pada Gambar di bawah.

Gambar Siklus hidup plasmodium (anggota sporozoa)

  1. Nyamuk Anopheles betina menusuk orang yang terserang malaria dan gametosit ikut terisap.
  2. Di dalam usus nyamuk, gametosit berkembang menjadi gamet (jantan dan betina) serta mengalami fertilisasi untuk membentuk zigot yang disebut ookinet.
  3. Ookinet menerobos dinding usus dan membelah diri berkali-kali membentuk ribuan sporozoit. Kemudian, sporozoit bergerak menuju kelenjar ludah nyamuk.
  4. Jika nyamuk tersebut menusuk orang yang sehat, sporozoit akan masuk ke dalam aliran darah orang tersebut.
  5. Sporozoit menuju sel-sel hati, kemudian membelah dan membentuk merozoit. Selanjutnya, merozoit akan menyerang eritrosit (sel darah merah).
  6. Di dalam sel darah merah, merozoit membelah diri dan menghasilkan lebih banyak lagi merozoit yang akan menyerang sel-sel darah merah lainnya. Merozoit ini dapat pula membentuk gametosit yang dapat terisap nyamuk lain sehingga siklus tersebut terulang lagi.

b. Toxoplasma 

Toxoplasma gondii merupakan penyebab toksoplasmosis. Penyakit ini sangat berbahaya jika menyerang embrio di dalam kandungan karena dapat menyebabkan bayi lahir mati atau mengalami cacat mental, kebutaan, dan pembengkakan hati.

Toxoplasma gondii dapat memasuki tubuh manusia melalui makanan [baca juga: alat pencernaan manusia], terutama daging kurang matang yang mengandung tropozoit atau kista Toxoplasma. Di samping itu, Toxoplasma dapat ditularkan oleh kucing karena parasit ini mengalami fase seksual di dalam sel-sel usus kucing.

Sumber:

Pujiyanto, Sri.(2012). Menjelajah Dunia BIOLOGI 1 Untuk kelas X SMA dan MA. Platinum: Solo

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *