Teori – Teori Evolusi

Evolusi adalah proses perubahan struktur makhluk hidup dari bentuk yang sederhana menjadi bentuk yang lebih kompleks dan berlangsung dari generasi ke generasi dalam jangka waktu yang sangat lama. Evolusi berasal dari bahasa Latin: evolvere yang artinya membuka gulungan. Gagasan atau teori evolusi biologis berkaitan erat dengan nama Charles Darwin (1809—1892). Akan tetapi, sebenarnya teori tersebut telah didiskusikan dan didukung oleh beberapa ahli biologi dan ahli geologi jauh sebelum dipublikasikannya teori evolusi Darwin yang kontroversial pada tahun 1858 di Inggris.

Teori evolusi Darwin pada tahun 1855 memberikan penjelasan yang baik tentang proses evolusi, tetapi sebenarnya teori-teori evolusi telah ada sebelum itu. Beberapa ahli yang mengemukakan teori evolusi sebelum Darwin, antara lain Aristoteles, William Paley, George Louis Leclerc, Erasmus Darwin, Jean Baptiste Lamarck, George Cuvier, dan Charles Lyell.

a. Teori Evolusi Aristoteles (384-322 SM)

Teori Evolusi AristotelesBeberapa filsuf Yunani telah berbicara mengenai evolusi kehidupan. Namun, Aristoteles, yang merupakan peneliti tentang makhluk hidup, tidak mendukung konsep tersebut. Dalam sistem klasifikasi yang diciptakannya, Aristoteles menyusun makhluk hidup berdasarkan pertambahan bentuk kekompleksannya. Sistem klasifikasi tersebut tidak memberikan tempat bagi bentuk-bentuk kehidupan baru yang muncul pada masa depan. Bagi Aristoteles, spesies memiliki bentuk yang tetap dan tidak mengalami perubahan.

b. Teori Evolusi William Paley (1743-1805)

Dalam bukunya yang berjudul Natural Theology, William Paley berpendapat bahwa kekompleksan makhluk hidup merupakan bukti kerja Sang Maha Pencipta. Hipotesis tersebut dikenal sebagai teori penciptaan khusus. Para penganut teori ini percaya bahwa semua jenis makhluk hidup di bumi muncul bersama-sama pada suatu waktu dan tetap tidak berubah sejak mereka diciptakan oleh Tuhan.

C. Teori Evolusi George Louis Leclerc (Comte de Buffon atau Count of Buffon) (1707-1788)

Teori Evolusi George Louis LeclerGeorge Louis Leclerc atau Comte de Buffon atau Count of Buffon adalah seorang dokter, ahli zoologi, ahli matematika, dan ahli sains dari Prancis. la mengatakan bahwa makhluk hidup berubah sepanjang waktu dan bumi berusia lebih dari 6.000 tahun. Makhluk hidup mungkin saja berubah jika organ tubuhnya tidak digunakan dan mengalami degenerasi. Perubahan spesies kadang kala dapat dilihat pada struktur-struktur yang mengalami degenerasi. Buffon juga menulis bahwa spesies-spesies yang mirip satu sama lain memiliki nenek moyang yang sama. Pada tahun 1774, ia memperkirakan bumi berusia sekurang-kurangnya 75.000 tahun. la juga berpendapat bahwa manusia dan kera berkerabat dekat karena kera dianggap sebagai manusia yang mengalami degenerasi. Buffon sangat hati-hati menyembunyikan pendapatnya itu dalam sebuah buku berjudul Natural History yang terdiri atas 44 volume. Hal itu dilakukannya untuk mencegah meluasnya kritik dari masyarakat. Walaupun Count of Buffon merupakan pelopor yang menyatakan bahwa spesies dapat berubah dari generasi ke generasi, ia secara terbuka menolak pendapat bahwa suatu spesies dapat berevolusi menjadi spesies lain.

d. Teori Evolusi Erasmus Darwin (1731—1802)

Teori Evolusi Erasmus DarwinErasmus Darwin adalah penganut teori evolusi pada akhir abad ke-18 yang juga merupakan kakek Charles Darwin. Erasmus merupakan seorang dokter, penyair, dan ahli sains (amatir). Setelah membaca buku Buffon, ia percaya bahwa evolusi terjadi pada semua makhluk hidup (evolusi organik), termasuk manusia. la juga percaya bahwa karakteristik yang diperoleh orang tua akan diwariskan kepada keturunannya. Erasmus Darwin menuliskan pendapat-pendapatnya dalam sebuah buku berjudul Zoonomia: or the Laws of Organic Life. la juga menulis tentang evolusi kehidupan dari “setetes kecil di lautan purba” hingga membentuk ikan, amfibi, reptil, dan manusia. Selain dalam buku, Erasmus Darwin juga menulis tentang evolusi dalam puisinya. Namun, seperti halnya Count of Buffon, Erasmus Darwin tidak tahu apa yang menyebabkan terjadinya evolusi.

e. Teori Evolusi Lamarck (1744—1829)

Jean Baptiste de Monet de Lamarck, Teori Evolusi LamarckJean Baptiste de Monet de Lamarck merupakan bangsawan Prancis dan ahli evolusi pertama yang dengan penuh percaya diri serta sangat terbuka mengajukan pendapat mengenai proses-proses yang mendorong perubahan biologis. Namun, teorinya mengenai proses evolusi seluruhnya tidak benar.

Lamarck mempercayai bahwa organisme mikroskopis muncul secara spontan dari bahan-bahan tidak hidup yang kemudian berevolusi menjadi bentuk-bentuk yang lebih kompleks. Lamarck menduga produk akhir evolusi adalah manusia. Dałam bukunya yang berjudul Philosophie Zoologique (1809), Lamarck mengajukan suatu teori evolusi berdasarkan pada organ-organ ”yang digunakan dan yang tidak digunakan” (use and disuse). la percaya bahwa evolusi terjadi saat suatu organisme menggunakan suatu bagian tubuh dengan suatu cara sehingga bagian tubuh itu berubah sepanjang hidupnya dan perubahan tersebut diwariskan kepada keturunannya. Yang menarik, beberapa tahun sebelumnya Erasmus Darwin juga mengajukan teori serupa.

f. Teori Evolusi George Cuvier (1769-1832)

George Cuvier, Teori Evolusi George CuvierGeorge Cuvier mampu menunjukkan hubungan antara organisme hidup dan fosil suatu bentuk kehidupan yang telah punah. Walaupun mengkritik Lamarck, George Cuvier tidak menolak teori bahwa pernah ada bentuk-bentuk kehidupan awal. George Cuvier merupakan ahli sains pertama yang mendemonstrasikan kepunahan hewan-hewan purba. Namun, ia menolak teori bahwa keberadaan hewan-hewan purba menandakan terjadinya evolusi. la tetap teguh mempertahankan teori spesies memiliki bentuk yang tidak berubah.

George Cuvier menganut teori katastrofisme. Teori itu mengatakan bahwa terdapat kekerasan dan bencana (katastrofi) alam yang tiba-tiba, seperti banjir. Akibatnya, tumbuhan dan hewan-hewan yang hidup di tempat terjadinya peristiwa-peristiwa tersebut menjadi mati. Kemudian, masuk bentuk-bentuk kehidupan baru yang berpindah dari daerah-daerah lain. Akibatnya, catatan fosil pada daerah itu menunjukkan adanya perubahan spesies yang tiba-tiba.

g. Teori Evolusi Charles Lyell (1797-1875)

Charles Lyell, Teori Evolusi Charles LyellCharles Lyell adalah seorang ahli sains Inggris yang menulis sebuah buku berjudul Principles of Geology. Dalam bukunya, Charles Lyell menuliskan beberapa hal yang agak mengejutkan mengenai evolusi fisik bumi. Menurut Charles Lyell, bumi berusia lebih tua daripada yang diperkirakan orang. Charles Lyell juga berpendapat bahwa teori katastrofisme Cuvier adalah salah. Menurutnya, bumi mengalami perubahan-perubahan yang progresifdan lebih lambat. Perubahan-perubahan pada permukaan bumi itu disebabkan oleh kekuatan alami yang telah mengubah bumi di masa lalu dan tetap bekerja hingga saat ini. Kekuatan-kekuatan tersebut meliputi erosi, gempa bumi, pergerakan glasial, gunung berapi, dan bahkan dekomposisi (peruraian) tumbuhan serta hewan.

Teori yang dikemukakan oleh Charles Lyell tersebut dinamakan teori uniformitarianisme yang asal usulnya dikembangkan oleh ahli geologi Skotlandia bernama James Hutton (1726—1797).

h. Teori Evolusi Darwin

Teori Evolusi Darwin ini merupakan salah satu teori evolusi yang paling terkenal. Untuk pembahasannya dilakukan secara terpisah. Silahkan kunjungi linknya: Teori Evolusi Darwin.

Sumber:

Pujiyanto, Sri.(2012). Menjelajah Dunia BIOLOGI 3 Untuk kelas XII SMA dan MA. Platinum: Solo

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *