Tingkat Organisasi Kehidupan dan Objek Kajian Biologi

Apa saja yang dipelajari dalam biologi? Objek kajian biologi sangat banyak, yaitu semua yang berkaitan dengan makhluk hidup pada berbagai tingkat organisasi kehidupan, baik pada tingkat molekul, sel, jaringan, organ, sistem organ, individu, populasi, ekosistem, maupun tingkat biom.

Tingkat Organisasi Kehidupan

1. Tıngkat Molekul

Kajian biologi pada tingkat molekul meliputi kajian mengenai berbagai jeniş biomolekul yang menyusun tubuh makhluk hidup, di antaranya adalah protein, karbohidrat, lemak, asam nukleat, dan vitamin. Di situ dipelajari bagaimana molekul-molekul tersebut dibuat dan apa fungsi atau peranan berbagai jenis biomolekul tersebut dalam menunjang kehidupan suatu organisme. Dengan mempelajari biologi pada tingkat molekul, manusia dapat mengkaji lebih mendalam tentang kehidupan ini. Pengkajian biologi pada tahap molekul telah banyak menghasilkan pengetahuan mutakhir yang bermanfaat. Penelitian tentang gen, misalnya, telah dapat menguak berbagai macam misteri penyakit sehingga dapat dilakukan pencegahan atau pengobatan berbagai macam penyakit tersebut.

2. Tıngkat Sel

Sejak pertama kali ditemukan oleh Robert Hooke, pengkajian tentang sel hingga saat ini telah mencapai kemajuan yang sangat pesat. Objek dan persoalan biologi pada tingkat sel dipelajari dalam cabang ilmu sitologi atau biologi sel. Kajian biologi pada tingkat sel meliputi, antara lain morfologi dan jenis-jenis sel, berbagai macam organela penyusun sel (misalnya, inti sel, mitokondria, retikulum endoplasma, ribosom, dan membran sel) (Gambar di bawah), fungsi organela tersebut, fungsi berbagai macam sel, metabolisme yang terjadi di dalam sel, transportasi zat ke dalam dan ke luar sel, serta cara sel bereproduksi atau membelah diri.

Sel hewan pada pembahasan Tingkat Organisasi Kehidupan
Sel hewan

3. Tingkat Jaringan

Cabang biologi yang mempelajari jaringan disebut histologi. Kajian biologi pada tingkat organiasasi kehidupan ini (jaringan) meliputi berbagai macam jaringan (misalnya, jaringan epitel, jaringan ikat, jaringan saraf dan jaringan penyokong/ otot (Gambar di bawah)), fungsi berbagai macam jaringan, komponen-komponen penyusun jaringan, pembentukan dan perkembangan jaringan, kultur jaringan, serta kelainan pada jaringan.

Jaringan pada Hewan, pada pembahasan Tingkat Organisasi Kehidupan

4. Tingkat Organ

Cabang biologi yang mempelajari organ disebut organologi. Kajian biologi pada tingkat organ meliputi asal-usul dan perkembangan organ, berbagai jenis organ (misalnya, mata, telinga, jantung (Gambar di bawah), paru-paru, ginjal, dan lambung), fungsi berbagai macam organ, komponen penyusun organ, kelainan yang terjadi pada organ, serta transplantasi organ.

jantung pada pembahasan Tingkat Organisasi Kehidupan

5. Tingkat Sistem Organ

Berbagai kajian biologi pada tingkat sistem meliputi berbagai macam sistem (misalnya, sistem pencernaan (Gambar di bawah), sistem peredaran darah, sistem gerak, sistem reproduksi, dan sistem transportasi), fungsi berbagai sistem dalam mendukung kehidupan, penyusun sistem (misalnya, sistem peredaran darah terdiri atas jantung, pembuluh darah, dan darah), cara kerja sistem, serta kelainan-kelainan atau gangguan yang terjadi pada sistem. [baca juga: sistem pencernaan pada manusia]

pencernaan manusia pada pembahasan Tingkat Organisasi Kehidupan

6. Tingkat Individu

Seekor harimau, orang utan, burung emprit, atau sebatang padi merupakan individu. Objek kajian biologi pada tingkat individu meliputi jenis-jenis organisme, kedudukannya secara taksonomis, cara memperoleh makanan, cara bereproduksi, cara bergerak, cara mempertahankan diri, dan cara beradaptasi terhadap lingkungan.

7. Tingkat Populasi

Populasi merupakan satu atau lebih individu suatu spesies yang hidup di suatu tempat dan pada waktu tertentu. Misalnya, sebatang pohon beringin di ekosistem hutan dan sekumpulan tanaman padi di ekosistem sawah. Objek kajian biologi pada tingkat populasi ini meliputi perkembangan populasi, angka atau jumlah kelahiran (natalitas), angka atau jumlah kematian (mortalitas), perpindahan atau migrasi, serta kompetisi atau persaingan antar anggota populasi dalam memperebutkan pasangan, makanan, atau tempat.

8. Tingkat Ekosistem

Sawah, sungai, danau, ladang, kebun, atau kolam (Gambar di bawah) merupakan contoh suatu ekosistem. [baca juga: tipe ekosistem] Di dalam ekosistem terdapat komponen biotik yang berupa makhluk hidup serta komponen abiotik yang berupa benda mati dan faktor-faktor lingkungan. Di dalam tingkat organisasi kehidupan ini (ekosistem) terjadi interaksi antara makhluk hidup dan lingkungannya, baik lingkungan biotik maupun abiotik. Kajian biologi pada tingkat organiasasi kehidupan ini (ekosistem) meliputi berbagai jenis ekosistem, komponen abiotik dan biotik penyusun ekosistem, fungsi masing-masing komponen dalam ekosistem, hubungan timbal balik antara makhluk hidup dan lingkungan, aliran energi, rantai makanan, serta jaring-jaring makanan. [baca juga: rantai makanan dan jaring jaring makanan]

Ekosistem kolam pada pembahasan Tingkat Organisasi Kehidupan

9. Tingkat Bioma

Anda tentu pernah mendengar kata gurun, tundra, taiga, padang rumput (Gambar di bawah), atau hutan hujan tropis. Itu semua merupakan contoh-contoh bioma yang ada di bumi ini. Tingkat organisasi kehidupan ini (Bioma) memiliki wilayah yang jauh lebih luas dibandingkan ekosistem. Ciri khas bioma adalah dipengaruhi oleh iklim tertentu. Objek kajian biologi pada tingkat bioma meliputi berbagai macam bioma yang ada di dunia serta ciri-ciri iklim yang berpengaruh (misalnya, curah hujan, kelembapan, suhu, dan angin).

bioma pada pembahasan Tingkat Organisasi Kehidupan

Demikianlah tulisan mengenai Tingkat Organisasi Kehidupan. Terima kasih.

Sumber:

Pujiyanto, Sri.(2012). Menjelajah Dunia BIOLOGI 1 Untuk kelas X SMA dan MA. Platinum: Solo

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *